Kudus, SalokuNews. SMA Negeri 1 Jekulo Kamis (24/9/2026) menyelenggarakan Saloku Menginspirasi dengan menghadirkan dua narasumber dari alumninya, General Manager PT Handal Sukses Karya Eni Surini, dan dosen Politeknik Halonusa Surakarta Wahyu Wijaya Widyanto.

Kegiatan yang digelar di aula belakang sekolah diikuti semua murid kelas X-XI  secara bergantian. Sesi pertama dikuti semua murid dari 10 kelas, XE01-XE10. Sedang sesi kedua diikuti semua murid kelas XI F01-XI F10.

Tujuan dari kegiatan Saloku Menginspirasi untuk berbagi pengalaman, perjalanan hidup, serta motivasi kepada para murid. Kedua alumni Saloku ini telah menempuh perjalanan karier yang membanggakan.

Suasana kegiatan berlangsung seru dan interaktif. Kedua narasumber tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membagikan kisah perjalanan hidup mereka yang penuh perjuangan dan sarat akan pesan bagi generasi muda.

Eni Surini menceritakan perjalanan hidupnya yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Kondisi tersebut tidak menjadi penghalang baginya untuk terus berusaha dan mengejar impian. Melalui perjuangan dan semangat untuk terus maju, ia akhirnya mampu mencapai posisi yang tinggi di tempat bekerja.

Tiga pesan penting untuk murid-murid SMA Negeri 1 Jekulo disampaikan Eni Surini.  Pertama, selalu berpikir positif dalam menghadapi berbagai keadaan. Kedua, tetap semangat dalam mengejar impian, meskipun perjalanan yang ditempuh tidak selalu mudah. Ketiga, selalu ikhlas menerima suatu keadaan dan menjadikannya sebagai bagian dari proses kehidupan.

Kisah inspiratif berikutnya dari Wahyu Wijaya Widiyanto. Ia membagikan perjalanan hidupnya yang menunjukkan bahwa keberhasilan tidak selalu diraih melalui jalan yang mudah. Sebelum menjadi dosen, ia pernah bekerja sebagai juru parkir. Dengan kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki kehidupannya, ia berusaha melanjutkan pendidikan  hingga dapat menempuh perkuliahan dan akhirnya menjadi seorang dosen.

Kisah tersebut menunjukkan kepada para murid bahwa keadaan seseorang pada hari ini bukanlah penentu akhir masa depannya. Kemauan untuk belajar, berusaha, dan terus melangkah dapat membuka jalan menuju cita-cita yang ingin dicapai.

Wahyu Wijaya juga menyampaikan pesan kepada para murd untuk belajar sepanjang hayat. Proses belajar tidak berhenti ketika seseorang menyelesaikan sekolah atau pendidikan formal, tetapi terus berlangsung melalui berbagai pengalaman yang ditemui dalam kehidupan.

Kegiatan semakin meriah ketika memasuki sesi doorprize. Murd-murid  yang mampu menjawab pertanyaan dari narasumber mendapatkan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepatu, tas, hingga uang tunai sebesar Rp100.000. Antusiasme murid membuat suasana kegiatan semakin hidup sekaligus menjadi penutup yang menyenangkan.

Melalui Saloku Menginspirasi, para murid SMA Negeri 1 Jekulo tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga melihat secara langsung bahwa di balik sebuah pencapaian terdapat proses, perjuangan, dan kemauan untuk terus belajar. Kisah Eni Surini dan Wahyu Wijaya Widiyanto menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Dari alumni untuk generasi penerus, dari sebuah cerita menjadi sebuah inspirasi. Saloku Menginspirasi menjadi ruang bagi para murid untuk belajar dari perjalanan nyata dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap langkah yang dilakukan hari ini dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju masa depan.