Kudus, SalokuNews. SMA Negeri 1 Jekulo, Jumat (10/7/2026) melaksanakan Pra-MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)  bagi murid baru kelas X Tahun Pelajaran 2026/2027. Pra-MPLS SMA Negeri 1 Jekulo merupakan  kegiatan persiapan awal sebelum mulai MPLS. Tujuannya  membekali murid baru kelas X dengan informasi teknis, pembagian kelompok,  pengarahan tata tertib dan perlengkapan yang harus dibawa untuk pelaksanaan MPLS.

Kegiatan  apel Pra-MPLS dihadiri seluruh murud baru kelas XE 01- XE 10, waka dan staf kesiswaan, wali kelas XE 01- XE 10, dan panitia MPLS.

Dalam arahan  kegiatan Pra-MPLS Waka Kesiswaan  SMA Negeri 1 Jekulo Wahyu Triambodo, S.Pd,  menjelaskan MPLS  tahun pelajaran 2026/2-27 bertema MPLS Ramah. Jadwal pelaksanaan MPLS di sekolahnya sudah dibuat dengan mengacu pada  edaran dari Dinas Pendidikan Propvinsi Jawa Tengah. ”Murid -murid baru bisa mengikutinya dengan gembira, dengan menyenangkan,” kata Wahyu Triambodo.

Karena murib baru sekarang ini sudah menjadi bagian dari SMA Negeri 1 Jekulo, maka mereka  diminta untuk bisa menjaga nama baik sekolah barunya. ”Murid baru bisa menjaga diri, jaga nama baik SMA  Jekulo  baik di dalam maupun d luar  sekolah,” harapnya.

Wahyu yang pngampu Matematika ini meminta agar selama MPLS berlangsung, murid baru dapat mentaati tata tertib yang sudah berlaku di SMA Negeri 1 Jekulo. ”Yang paling sederhana, berangkat sampai sekolah jam 06.45. Kemudian memarkir kendaraan, bagi yang membawa kendaraan, dan langsung menuju kelas masing-masing untuk bisa berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum melaksanakan Pagi Ceria,” papar Wahyu.

Selanjutnya materi MPLS  akan disampaikan bapak ibu guru yang bertugas selama 5 hari. Pada hari Kamis (16/7/2026) akan diadakan Demo Ekstrakurikuler. Demo ekstrakurikuker merupakan pertunjukan dari masing-masing ekstrakurikuler yang diharapkan dapat menambah wawasan murid baru. ” Kalian akan bisa mengetahui apa-apa saja ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 1 Jekulo. Minat dan bakat kalian bisa terfasilitasi. Seluruh ekstrakurikuer  ataupun salah satu ekstrakurikuler  yang diikuti,” jelas Wahyu.

Di akhir kegiatan MPLS akan ada pengenalan bapak ibu buru dan staf taat usaha SMA Negeri 1 Jekulo. Tujuannya agar murid baru mengenal mereka sehingga ketika bertemu dapat berperilaku yang baik seperti memberi salam dan menyalaminya.

Mengenai pakaian murud baru selama kegiatan  MPLS,  Wahyu mengatakan mereka  memakai seragam dari asal sekolah masing-masing. Hanya saja untuk pakaian hari Jumat disepakati memakai pakaian seragam pramuka. Untuk pemakaian seragam SMA Negeri 1 Jekulo  bisa dimulai tanggal 20 Juli 2026, saat sudah mulai KBM.

Selama satu tahun ke depan, masing-masing murid di kelas XE 01- XE 10 akan didampingi wali kelas.  Wahyu mengharapkan murid-murid kelas X dapat memanfaatkan  keberadaan wali kelasnya. ” Silakan berkoordinasi, berkomunikasi tentang apapun yang ada di dalam kelas, baik permasalahan atau informasi apapun untuk bisa kalian share. Silakan bisa ditanyakan ke bapak ibu wali kelasnya,” pinta Wahyu.

Untuk lebih memperlancar pelaksanaann MPLS, maka selama 5 hari murid baru juga didampingi panitia MPLS dan OSIS sebagai pendamping atau penanggung  jawab kelas. Mereka yang akan memberikan informasi atau membantu murid baru jika ada permasalahan.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Wahyu berharap  murd baru dapat mengikuti MPS dengan baik,  berjalan lancar dan  menggembirakan. Karena berkonsep menggembirakan, maka Wahyu memastikan tidak akan kegiatan yang mengarah pada perploncoan, pembulian, perundungan atau semacamnya. ” Selama MPLS tidak ada yang namanya perploncloan, pembulian, perundungan atau bentuk apapun yang menyerupai kegiatan tersebut.  Nanti kalau ada kejadian seperti, nanti bisa langsung lapor ke saya. Nanti saya tindak, siapa yang melakukan perundungan tersebut,”tandas Wahyu.