{"id":338,"date":"2023-10-03T05:07:12","date_gmt":"2023-10-03T04:07:12","guid":{"rendered":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/?p=338"},"modified":"2023-10-03T05:11:19","modified_gmt":"2023-10-03T04:11:19","slug":"gelar-karya-p5-kewirausahaan-dan-suara-demokrasi-sman-1-jekulo-kudus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/2023\/10\/03\/gelar-karya-p5-kewirausahaan-dan-suara-demokrasi-sman-1-jekulo-kudus\/","title":{"rendered":"Gelar Karya P5 Kewirausahaan dan Suara Demokrasi SMAN 1 Jekulo Kudus"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"451\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.53.32-1024x451.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-339\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.53.32-1024x451.jpeg 1024w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.53.32-300x132.jpeg 300w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.53.32-768x338.jpeg 768w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.53.32-1536x676.jpeg 1536w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.53.32.jpeg 1572w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puncak kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tahun 2023,&nbsp; siswa kelas X dan XI SMAN 1 Jekulo Kudus, Senin (25\/9\/2023) menyelenggarakan Gelar Karya P5 dengan tema Kewirausahaan dan Suara Demokrasi. Kegiatan di <em>indoor<\/em> lapangan basket dan halaman depan SMAN 1 Jekulo Kudus ini berlangsung meriah. Selain menjadi ajang penjualan makanan lokal hasil produksi siswa kelas X dan pameran portofolio P5 kelas XI, seluruh siswa SMAN 1 Jekulo Kudus juga melaksanakan pemilihaan ketua dan wakil ketua OSIS (Pilketos) periode 2023\/2024. Pada kegiatan tersebut juga ada pagelaran pentas seni dalam bentuk <em>dance<\/em>, tari tradisional, serta drama musikal.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"936\" height=\"518\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.09.49.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-349\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.09.49.jpeg 936w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.09.49-300x166.jpeg 300w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.09.49-768x425.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 936px) 100vw, 936px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala SMAN 1 Jekulo Kudus Lasmin, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menjelaskan bahwa gelar karya tema kewirausahaan ini dapat mengidentifikasi karakter masing-masing siswa. Kegiatan dari P5 kewirausahaan diantaranya memasak bahan makanan lokal dan menjualnya. Kegiatan ini tidaklah mudah karena siswa belajar teori dan praktik memasak dan menjual makanan tersebut. Kegiatan tersebut memerlukan suatu pengelolaan yang tak mudah dari mulai memilih makanan, menyediakan berbagai bahan makanan, peralatan memasak, kegiatan memasak sampai strategi pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan yang mengusung tema \u201cOptimalkan Potensi Makanan Khas Daerah Melalui Wirausaha Muda\u201d &nbsp;merupakan salah satu upaya mempersiapkan siswa kelas X memiliki jiwa kewirausahaan. \u201c Ini semua dilakukan dalam upaya mempersiapkan generasi muda menjadi pengusaha muda&nbsp; yang handal,\u201d jelas Lasmin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Lasmin, kegiatan kewirausahaan tidak berhenti begitu saja ketika P5 sudah berakhir. Siswa secara mandiri harus bisa menggali secara lebih mendalam mengenai berbagai hal terkait kewirausahaan yang sudah diketahui dari kegiatan P5. \u201cIni nanti tidak sekedar sampai disini. Pengembangan kewirausahaan kami harapkan dilanjutkan,\u201d tandas Lasmin. Dia juga berharap, kegiatan gelar karya ini menjadi pengalaman berharga untuk siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"567\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.27-1-1024x567.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-341\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.27-1-1024x567.jpeg 1024w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.27-1-300x166.jpeg 300w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.27-1-768x425.jpeg 768w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.27-1.jpeg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Stand Kuliner Tradisional<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemeriahan gelar karya P5 kali ini terlihat dari sepuluh stand kuliner tradisional yang berjajar rapi di lapangan <em>indoor<\/em> basket dan halaman depan SMA Negeri 1 Jekulo Kudus. Stand tersebut diikuti dan diproduksi sendiri oleh siswa kelas X. Beragam jenis kuliner dijual di stand tersebut mulai dari makanan daerah seperti <em>gethuk<\/em>, <em>pempek<\/em>, <em>kue pukis<\/em>, <em>onde-onde<\/em> <em>mini<\/em>, <em>klepon<\/em>, <em>dadar gulung<\/em>, hingga makanan-makanan yang tengah <em>hits<\/em> seperti <em>mango sticky rice, banana nugget,<\/em> dan <em>rice bowl<\/em>. Tak hanya makanan, para pengunjung juga dapat membeli minuman untuk menghilangkan haus. Berbagai minuman yang tersedia salah satunya <em>es bangka, es kopyor, <\/em>dan<em> es campur.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para pengunjung seakan dimanjakan ketika berada di gelar karya. Pengunjung dapat menikmati beragam makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau sembari menunggu giliran untuk menggunakan hak pilih sekaligus menyaksikan pentas seni dan pameran portofolio Suara Demokrasi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.25-1-1024x554.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-342\" style=\"width:840px;height:454px\" width=\"840\" height=\"454\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.25-1-1024x554.jpeg 1024w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.25-1-300x162.jpeg 300w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.25-1-768x415.jpeg 768w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-10.49.25-1.jpeg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Stand Portofolio \u201cSuaramu Ekspresimu\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gelar karya P5 Suara Demokrasi oleh siswa kelas XI menampilkan stand portofolio&nbsp; \u201cSuaramu Ekspresimu\u201d. Stand portofolio berisi hasil kegiatan P5 mulai aktivitas 1 sampai 15.&nbsp; Mandala merupakan hasil Aktvitas 1 yang menjadi representasi pentingnya partisipasi individu dalam proses pengambilan keputusan bersama. Berbagai gambar yang menunjukkan kerinduan kampung halaman merupakan hasil Aktivitas 2. Gambar ini menstimulasikan bentuk-bentuk ketidaksetaraan dalam kehidupan nyata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Post-it notes<\/em> merupakan hasil Aktivitas 3 mengenai riset hak, kewajiban dan peran kelompok marginal dan rentan di Indonesia. Diskusi dan presentasi tentang anak muda sebagai kelompok&nbsp; rentan dalam demokrasi merupakan Aktivitas 4. &nbsp;Aktivitas 5 mengenai Sosialisasi KPU terhadap anak muda sebagai kelompok yang rentan dalam demokrasi dan pentingnya berkontribusi dalam pemilu, serta mengetahui lebih dalam mengenai peran teknologi dalam demokrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Gallery Walk<\/em> hasil riset mandiri <em>hate speech<\/em> dan <em>hoax <\/em>dalam media sosial terkait demokrasi merupakan Aktivitas 6 dan 7. Pembentukan panitia dan tata cara pemilihan Ketua OSIS, pembuatan kotak suara serta tempat pencoblosan suara adalah produk Aktivitas 10 dan 12. Foto dan video simulasi debat ketua dan wakil ketua OSIS merupakan hasil Aktivitas 11. Simulasi Pilketos merupakan hasil Aktivitas 13. Sedangkan Evaluasi simulasi Pilketos menjadi produk Aktivitas 14. Dan yang terakhir aktivitas 15 adalah gelar karya sekaligus pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS 2023-2024.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"566\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.03.33-1024x566.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-346\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.03.33-1024x566.jpeg 1024w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.03.33-300x166.jpeg 300w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.03.33-768x425.jpeg 768w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.03.33.jpeg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pentas Seni<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pentas seni yang diikuti hampir seluruh siswa kelas XI menarik dan meriah. Sepuluh kelas dari XI-F01 sampai XI-F10 menampilkan berbagai atraksi seperti drama musikal, komedi, tari tradisional dan modern. Urutan pertama pentas seni oleh siswa kelas XI-F02. Mereka menampilkan drama musikal. Lagu \u201cSampai Akhir\u201d antara Gaza dan Difa dan joget bareng seluruh peserta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Urutan kedua, siswa kelas XI-F01 menampilkan senam, tari dan dance. Diawali dengan senam yang gerakannya seperti menari, lalu tarian <em>suwe ora<\/em> <em>jamu<\/em>, dance <em>Super Shy by New Jeans<\/em> &amp; <em>Solo<\/em> <em>by Jeanny<\/em>, dan diakhiri tarian penutup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Urutan ketiga, &nbsp;siswa kelas XI-F07 menampilkan nyanyian dan tarian. Diawali dengan &nbsp;tarian kreasi dan diakhiri Pambajeng menyanyikan lagu berjudul \u201cAsmara Ugal-ugalan\u201d dan \u201c<em>Kok Iso Yo<\/em>?\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penampilan pentas seni siswa kelas XI-F08&nbsp; berjudul &nbsp;Drama komedi kondangan mendapat sambutan meriah. Drama komedi tersebut berisikan parodi nikahan masal. Gending Jawa, tarian gambyong, dan tarian komedi serta pakaian ala bapak-bapak dan emak-emak mampu membuat gelak tawa penonton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siswa kelas XIF-04 menampilkan tarian \u201cJagat Catur Bumantara\u201d atau biasa dikenal dengan tari Kecak. Baik tarian, kostum, dan properti serupa dengan yang biasa digunakan untuk tari Kecak asal Bali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Drama Musikal \u201cCinta dalam Demokrasi\u201d oleh siswa kelas XI-F09 berisi dance kekinian ala <em>Tik Tok <\/em><em>da<\/em><em>n <\/em><em>Fortune Cookie<\/em>. Urutan ke tujuh drama Kolosal Anoman Obong oleh siswa kelas XI-F06. Drama yang menceritakan kisah cinta Prabu Rama dan Dewi Sinta menggunakan &nbsp;kostum dan properti yang mirip seperti drama kolosal Anoman Obong pada umumnya. Penampilannya mereka diakhiri dengan tarian yang diiringi lagu <em>Laskar Pelangi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya siswa kelas XI-F10 menampilkan tari asal India, senam, dan dance ala <em>K<\/em><em>&#8211;<\/em><em>Pop<\/em>, dan <em>Tik Tok<\/em> kekinian. Siswa kelas XI-F03&nbsp; menampilkan tari Saman, tari Kretek, ada <em>dance<\/em> <em>Super Shy by New Jeans<\/em>, tari-tarian India, dan diakhiri dengan <em>Dance Heavy Rotation<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penampilan siswa kelas XI-F05 yang menceritakan kilas balik proyek-proyek yang pernah mereka lakukan di P5, &nbsp;menutup pageralaran pentas seni. Tema kewirausahaan, Bhinneka Tunggal Ika dan suara demokrasi dikemas dalam bentuk tarian. Tidak ketinggalan musik lagu Pelajar Pancasila mengiringi tarian Pelajar Pancasila.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"575\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.05.32-1024x575.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-347\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.05.32-1024x575.jpeg 1024w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.05.32-300x168.jpeg 300w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.05.32-768x431.jpeg 768w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-03-at-11.05.32.jpeg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Gelar Karya P5 dimata Siswa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gelar Karya P5&nbsp; mendapat tanggapan beragam dari siswa&nbsp; kelas X, XI dan XII&nbsp; SMAN 1 Jekulo Kudus. Bagi siswa kelas X dan XI, gelar karya kali ini membutuhkan persiapan yang banyak. Waktu untuk persiapan mengikuti gelar karya dan pentas seni terbilang singkat. Untuk pentas seni siswa hanya memiliki waktu sekitar dua atau satu minggu seperti memilih lagu, membuat gerakan, menyiapkan &nbsp;properti untuk ditampilkan. \u201cDari kita sendiri persiapannya 2 Minggu, jadi dalam waktu 2 Minggu bikin gerakan, cari lagu, dan cari properti. Sempet ada bentrok juga tapi akhirnya alhamdulillah bisa terselesaikan dalam 2 Minggu itu.\u201d ujar Frisca, salah satu siswa yang ikut tampil dalam pentas seni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Mutiara, kegiatan gelar karya memiliki manfaat banyak bagi siswa. Selain pembelajaran menjadi &nbsp;tidak monoton, juga dapat menikmati pentas seni yang menghibur serta membeli makanan dan minuman hasil produksi siswa kelas X dengan harga terjangkau. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKeren ya penampilan dari kelas X. Juga ada makanan minuman dari kelas X itu. Kayak semua ada disini. Jadi kalau mau lihat sambil makan, minum tuh bisa gitu, keren banget. Pembelajarannya juga gak monoton di dalam kelas terus jadi kita bisa kumpul &#8211; kumpul seru &#8211; seruan bareng.\u201d jelas Mutiara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSenang dan gembira, cukup menengangkan karena ini pertama kalinya saya untuk mengikuti kegiatan gelar karya. Kalau tahun kemaren saya hanya melihat tapi tahun ini <em>alhamdulillah<\/em>, adalah tahun pertama untuk saya merasakan gelar karya, \u201c ujar Leo siswa kelas XE-04.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMulai dari menyiapkan konsep untuk penataan stand, mengkoordinasikan pakaian kelas, menentukan produk hingga sampai saat ini kegiatan terlaksana,\u201d Ujar leo<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapan saya untuk kedepannya saya bisa mengembangkan imajinasi saya lebih baik. Di dalam gelar karya ini juga kita diajarkan untuk kerja sama dalam tim, sehingga harus dapat saling menghargai dan selalu kompak dalam hal apapun,\u201d lanjut Leo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu peserta gelar karya P5 dari kelas XI-F08, Olivia mengaku senang dengan gelar karya sekarang. Hal ini karena kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan antara kelas X dan XI. \u201c Seneng karena ini yang beberapa kalinya diadakan gelar karya apalagi bareng sama kelas X tentang kewirausahaan, \u201d aku Olivia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski penampilan stand kewirausahaan dan suara demokrasi sudah bagus, namun menurut Olivia, kedepannya tetap harus ditingkatkan lagi. \u201cUntuk kesannya, kelas X makanannya enak. Sedangkan yang kelas XI Mandala dan pentas seninya juga bagus &#8211; bagus. &nbsp;Harapannya karyanya bisa ditingkatkan lagi lebih baik\u201d, kata Olivia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendapat yang sama juga dikatakan siswa kelas XII MIPA 5 Maharani dan Safitri. \u201cSeru karena dapat melihat hasil karya dari adik &#8211; adik kelas X, dan kelas XI. Terus bisa melihat pertunjukan pentas seni yang bagus-bagus, \u201c tutur Maharani. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hanya saja menurut Safitri jika ke depannya akan mengadakan kegiatan yang sama, maka harus lebih matang mempersipkan penjualan makanan. \u201cHarapan saya jika besok dilaksanakan lagi, mungkin untuk persiapan jualan para adik kelas X lebih banyak, agar tidak cepat habis,,\u201d &nbsp;jelas Safitri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Komentar Guru<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gelar karya P5 sekaligus pemilihan ketua OSIS mendapat sambutan beragam dari Bapak dan Ibu guru. Menurut Wakil Ketua Gelar Karya P5 Wahyu Triambodo, \u201csiswa kelas X &nbsp;sangat kreatif karena bisa mendesain stand mereka tanpa menggunakan tenda\u201d. Beliau menjelaskan bahwa bapak ibu gurupun mendapat <em>voucher <\/em>yang harus ditukar di stand untuk membeli makanan atau minuman yang tersedia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koordinator Voucher Gelar Karya P5 Amita Asih Ardiyanti menjelaskan bahwa semua bapak ibu guru mendapatkan voucher senilai 20 ribu rupiah. Voucher berupa makanan dan minuman tersebut merupakan salah satu cara partisipasi bapak dan ibu guru dalam mensukseskan kegiatan gelar karya kewirausahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu koodinator P5 kelas XI Marliana Ristiani menjelaskan bahwa&nbsp; gelar karya&nbsp; P5&nbsp; berfungsi menjadi ruang apresasi siswa. &#8220;Projek ini bagus untuk memberi apresiasi anak sesuai karakter, aspirasi dan kreasinya. Supaya dia tahu arahnya kemana,\u201d kata ibu guru yang biasa dipanggil Bu Lili. Hanya saja kegiatan gelar karya P5 ini harus menyesuaikan kebutuhan dan karakter siswa seperti harapan Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantoro. \u201cDengan satu syarat,&nbsp; gelar karya atau istilahnya P5 ini, harus sesuai dengan keinginan dan sesuai karakternya,\u201d tandas Lili.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal senada juga diungkapkan oleh Indah Yuliasari,&nbsp; Wali kelas XE-03. Beliau mengakui &nbsp;&nbsp;&nbsp;siswa kelas X mampu mengkreasikan stand dengan budget yang minim. Dengan kreativitasnya, mereka bisa merealisasikan hal yang sulit seperti membuat stand dengan biaya yang minim. Selain itu, dengan harga jual yang murah, mereka dapat membuat makanan dan minuman &nbsp;yang &nbsp;memiliki cita rasa yang lezat. Sesuai aturan, makanan dan minuman tersebut terbuat dari bahan-bahan lokal yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 sampai 15.00 berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Persiapan dan Kendala<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dibalik suksesnya kegiatan gelar karya P5, serangkaian persiapan dan kesuiitan harus dihadapi masing-masing kelas. Setiap kelas memiliki persiapan yang berbeda-beda. Begitu pula dengan kesulitan dan cara mencari solusinya. Menurut pengakuan siswa yang tidak mau disebutkkan namanya, &nbsp;banyak proses yang perlu dilalui untuk mencapai kegiatan akbar P5, seperti menentukan tema pameran, membuat rencana, penyiapan modal, pembuatan dan pengisian stand kelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendala yang dihadapi juga tidak sedikit seperti kurangnya kekompakan dalam kelompok, kurangnya waktu yang dibutuhkan, sulit dan lamanya pembuatan stand. Faktor lain seperti&nbsp; tempat diadakannya P5 berada di tempat yang cukup terbuka mempengaruhi kesulitan mendirikan stand karena angin kencang yang dikuatiran dapat merobohkan stand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian berbagai kesulitan yang dihadapi setiap kelas, akhirnya dapat &nbsp;diselesaikan. Dari pembukaan sampai penutupan acara, semua berjalan dengan lancar tanpa kendala. Kelas XI berhasil menampilkan karya-karyanya dengan baik dan berkesan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puncak kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tahun 2023,&nbsp; siswa kelas X dan XI SMAN 1 Jekulo Kudus, Senin (25\/9\/2023) menyelenggarakan Gelar Karya P5 dengan tema Kewirausahaan dan Suara Demokrasi. Kegiatan di indoor lapangan basket dan halaman depan SMAN 1 Jekulo Kudus ini berlangsung meriah. Selain menjadi ajang penjualan makanan lokal hasil produksi siswa kelas X dan pameran portofolio P5 kelas XI, seluruh siswa SMAN 1 Jekulo Kudus juga melaksanakan pemilihaan ketua dan wakil ketua OSIS (Pilketos) periode 2023\/2024. Pada kegiatan tersebut juga ada pagelaran pentas seni dalam bentuk dance, tari tradisional, serta drama musikal. Kepala SMAN 1 Jekulo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":349,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-338","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=338"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":350,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/338\/revisions\/350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}