{"id":1575,"date":"2025-07-20T11:09:52","date_gmt":"2025-07-20T10:09:52","guid":{"rendered":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/?p=1575"},"modified":"2025-07-21T06:51:00","modified_gmt":"2025-07-21T05:51:00","slug":"pesan-kamabigu-ambalan-brotoseno-larasi-tepati-dasa-darma-pramuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/2025\/07\/20\/pesan-kamabigu-ambalan-brotoseno-larasi-tepati-dasa-darma-pramuka\/","title":{"rendered":"Pesan Kamabigus Ambalan Brotoseno-Larasi: Tepati Dasa Darma Pramuka"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1581 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/semua-calon-ambalan-.jpg\" alt=\"\" width=\"535\" height=\"245\" \/><\/p>\n<p><strong>Kudus, <em>SalokuNews.<\/em><\/strong> Semua\u00a0 calon penegak Ambalan Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo harus dapat menepati \u00a0janji Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. \u00a0Oleh karena dasa darma pramuka merupakan pandangan hidup bagi seorang pramuka yang harus direalisasikan dalam kehidupan\u00a0 keseharian.<\/p>\n<p>Pesan tersebut disampaikan Kamabigus Penegak Ambalan Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo, Lasmin, S.Pd, M.Pd dalam sambutan Pembukaan Kemah Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo Angkatan ke-37 di lapangan SMA Negeri 1 Jekulo.<\/p>\n<p>\u201dDasa Darma Pramuka adalah pandangan hidup bagi seorang pramuka. Maka 10 prinsip dalam Dasa Darma Pramuka \u00a0tidak sekedar hanya\u00a0 dihafalkan, tetapi perlu kita lakukan dalam kehidupan kita di sekolah, masyarakat, dan keluarga,\u201d ujar Lasmin.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1583 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pidato-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"378\" height=\"213\" \/><\/p>\n<p>Kamibigus Ambalan Brotoseno-Larasati Lasmin, S.Pd, M.Pd memberikan sambutan pembukaan Kemah PTA<\/p>\n<p>Gerakan Pramuka Ambalan Brotoseno-Larasati Pangkalan \u00a0SMA Negeri 1 Jekulo menyelenggarakan Kemah Penerimaan\u00a0 Tamu Ambalan (PTA) untuk menerima calon anggota penegak,\u00a0 murid kelas X. Kemah PTA angkatan 37 \u00a0berlangsung selama 2 hari 1 malam,\u00a0 Jum\u2019at (18\/7\/2025) pukul 07.00 WIB sampai Sabtu (18\/7\/2025) pukul 08.00 WIB di lapangan SMA Negeri 1 Jekulo.<\/p>\n<p>Kemah ini diikuti seluruh murid kelas X calon anggota penengak, 50 murid kls XI dan XII sebagai bantara, serta10 pembina yang membantu dan mendampingi dalam kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>Kemah PTA yang berlangsung selama 2 hari 1 malam,\u00a0 Jum\u2019at (18\/7\/2025) pukul 07.00 WIB sampai Sabtu (18\/7\/2025) pukul 08.00 WIB untuk menerima dan meresmikan anggota baru penegak,\u00a0 murid kelas X. Kemah blok ini diikuti seluruh murid kelas X calon anggota penengak, 50 murid kls XI dan XII sebagai bantara, serta10 pembina yang membantu dan mendampingi dalam kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>Selain dasa darma pramuka, calon penegak Ambalan Brotoseno-Larasi diharapkan dapat \u00a0tercapai sandi ambalan Brotoseno Larasati. Karena sandi ambalan merupakan cita-cita dan \u00a0impian dari ambalan Brotoseno Larasati. \u201dSaya berharap, adik-adik sekalian bisa mencapai\u00a0 impian tersebut,\u201d harap Lasmin.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1584 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-19-at-10.36.52_87636583.jpg\" alt=\"\" width=\"388\" height=\"218\" \/><\/p>\n<p>Sebagai anggota pramuka, jiwa sosial harus selalu dipupuk dan dikembangkan. \u201dKita bersama-sama untuk bisa menolong dan \u00a0membersamai membangun masyarakat,\u201d kata Lasmin.<\/p>\n<p>Karakter lain yang harus dimiliki anggota pramuka ambalan Brotoseno-Larasati \u00a0adalah menjadi orang yang \u2019kuat\u2019 seperti panah dan rujakpolo yang merupakan benda adat Ambalan Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo. \u201dBenda ini bukan merupakan hal yang harus didewakan. Tetapi ini adalah gambaran dari kita. Kita adalah \u00a0orang yang kuat, kita adalah orang yang mampu seperti senjata senjata tersebut,\u201d jelas Lasmin.<\/p>\n<p>Dalam\u00a0 pelaksanaan kemah selama\u00a0 2 hari, Lasmi\u00a0 berharap agar tidak terjadi <em>bullying.<\/em> \u201dSaya berharap, jangan sampai terjadi <em>bullying<\/em>. Jadi kalau adik-adik nanti merasa ada <em>bullying, <\/em>mohon untuk bisa segera melaporkan\u00a0 kepada kakak-kakak pembina. Tetapi saya berharap adik-adik bisa membedakan antara <em>bullying<\/em> dengan sesuatu yang sudah menjadi kesepakatan bersama,\u201d papar Lasmin.<\/p>\n<p>Lasmin juga berpesan apabila dalam pelakanaan kemah PTA ada hal-hal yang dinilai negatif, mohon disampaikan\u00a0 kepada sekolah untuk dilakukan evaluasi dan perbaikannya. \u201dKalau kegiatan positif, silakan di <em>upload<\/em> di dunia maya. Tetapi ketika itu negatif,\u00a0 tolong sampaikan kepada sekolah agar kami bisa mengevaluasi\u00a0 dan memperbaiki diri,\u201d jelas Lasmin sambil meminta calon penegak jangan melupakan kedisiplinan dan kesepakatan yang telah disepakati.<\/p>\n<p>Pembina Larasati, Maimunah, S.Pd, mengatakan kemah PTA sangat penting khususnya bagi murid yang baru memasuki jenjang penegak.\u00a0 Karena kemah tersebut\u00a0 memberikan kesempatan untuk beradaptasi, belajar, dan tumbuh bersama dalam lingkungan pramuka, khususnya ambalan Brotoseno \u2013 Larasati Gudep 117-118 Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1589 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-19-at-10.32.13_4e420d79.jpg\" alt=\"\" width=\"181\" height=\"219\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Pembina Larasati, Maimunah, S.Pd<\/p>\n<p>Dengan jargon PTA 2025 MAITRASELA (Mandiri, Interaksi, Rajin Brotoseno Larasati) murid baru kelas X bisa tumbuh kembang menjadi insan yang mempunyai rasa peduli terhadap sesama, tangguh, kreatif, mandiri, berbudaya, jujur dan dapat dipercaya, serta dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Dharma.\u00a0 Besarnya manfaat yang diperoleh, sampai sekarang kegiatan \u00a0pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib yang harus diikuti kelas X sesuai kurikulum yang berlaku. \u201cKepramukaan merupakan ekstrakurikuler wajib yang harus diikuti oleh seluruh murid sesuai kurikulum yang berlaku.\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Masih menurut Maimunah, S.Pd, sebagian besar kegiatan kemah ini di\u00a0 alam terbuka, seperti mendirikan tenda, api unggun, permainan, dan kegiatan lainnya. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah\u00a0 membangun karakter dan keterampilan anggota pramuka.\u00a0\u201cKegiatan ini dapat memupuk kerjasama, kemandirian antar peserta. Karena di sini banyak kegiatan yang mencerminkan bagaimana mereka harus kompak, peduli dengan sesama,\u201d kata Maimunah.<\/p>\n<p>Kemah blok ini diawali dengan\u00a0 apel pembukaan yang diikuti Kamabigus, kakak-kakak Pembina, guru karyawan, serta murid-murid kelas X.\u00a0 Dalam sambutannya, \u00a0Kamabigus Lasmin, S.Pd, M.Pd menjelaskan beberapa golongan dalam kepramukaan yaitu Siaga (7-10 tahun), Penggalang (11-15 tahun), Penegak (16-20 tahun), dan Pandega (21-25 tahun).\u00a0\u201c Setiap golongan mempunyai ciri tersendiri, misalnya kegiatan antar golongan berbeda, tetapi semuanya memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk individu yang mandiri, bertanggungjawab.\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Selain itu lanjut Maimunah, calon anggota penegak juga harus memiliki wawasan sejarah dan kepengurusan dewan ambalan yang terdapat dalam pos-pos. \u201dMereka juga harus tahu wawasan misalnya tentang sejarah atau kepengurusan dewan ambalan dan itu terdapat dalam pos-pos. Dalam PTA ini dibagi 5 pos di mana masing-masing pos memiliki kegiatan atau karakter yang beda. \u201c \u00a0kata Maimunah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1587 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos1-3-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"311\" height=\"311\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos1-3-scaled.jpg 2560w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos1-3-70x70.jpg 70w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos1-3-250x250.jpg 250w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos1-3-100x100.jpg 100w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos1-3-125x125.jpg 125w\" sizes=\"auto, (max-width: 311px) 100vw, 311px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Pos 1\u00a0 Pusaka dan Pos 3 Adat Ambalan<\/p>\n<p>Lima pos tersebut\u00a0 untuk melatih peserta pramuka dalam hal tanggungjawab, kemandirian dan wawasannya. Kelima pos tersebut adalah : \u00a01) Pos 1 tentang kepengurusan Dewan Ambalan (DA) Brotoseno-Larasati;\u00a0 2) Pos 2 tentang Quiz; 3) Pos 3 menjelaskan tentang pusaka dan adat ambalam; 4) Pos 4 Ice breaking; 5) Pos 5 menjelaskan perjalanan pramuka penegak dan sejarah ambalan.<\/p>\n<p><strong> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1588 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos-4-5--scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"439\" height=\"439\" srcset=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos-4-5--scaled.jpg 2560w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos-4-5--70x70.jpg 70w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos-4-5--250x250.jpg 250w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos-4-5--100x100.jpg 100w, https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pos-4-5--125x125.jpg 125w\" sizes=\"auto, (max-width: 439px) 100vw, 439px\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Pos 4 Ice Breaking dan 5 Perjalanan Pramuka Penegak\u00a0 dan Sejarah Ambalan<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Hari Pertama PTA<\/strong><\/p>\n<p>Usai kegiatan apel pembukaan dilanjutkan materi kepramukaan oleh kakak bantara kelas XI dan XII. Selesai penyampaian materi dilanjutkan ishoma (Istirahat, sholat Jum\u2019at, makan). Pada saat mendengar suara sirine, peserta mulai melakukan simulasi tanggap bencana banjir. Mereka berlari ke tempat yang aman.<\/p>\n<p>Kegiatan selanjutnya peserta melakukan <em>outbound.<\/em> Setelah outbound, peserta membersihka pakaian, istirahat, sholat maghrib. Kegiatan selanjutnya\u00a0 api unggun yang merupakan puncak dari serangkaian kegiatan. Api unggun merupakan tumpukan kayu atau bahan bakar lain yang sengaja dinyalakan untuk menciptakan api terbuka.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1585 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/api-unggun.jpg\" alt=\"\" width=\"389\" height=\"174\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Upacara api unggun<\/p>\n<p>Pada malam hari, antar peserta semakin akrab. \u00a0Upacara api unggun membawa kedamaian dan kehangatan mereka di tengah malam yang gelap. Peserta melingkari api unggun diiringi dengan pembacaan Dasa Darma Pramuka. Kebersamaan yang terbentuk membuat suasana menjadi hening, \u00a0khidmat dan hangat.\u00a0 Oleh\u00a0 karena itu api unggun\u00a0 memiliki makna penting sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan, membangkitkan semangat membara, dan menanamkan nilai-nilai luhur budaya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1586 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-19-at-10.38.31_8a81f42b.jpg\" alt=\"\" width=\"405\" height=\"181\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Pentas seni calon penegak<\/p>\n<p>Dalam sesi api unggun diselingi acara tukar kado dan pentas seni yang spektakuler. Kegiatan ini menambah keseruan dan kemeriahan. \u00a0Pentas seni diikuti para talent murid kelas X. Tari-tarian yang memukau dan aksi yang meriah menghibur para peserta yang lelah kondisinya. \u00a0Hal ini tentunya akan menambah keakraban di antara para peserta. Mereka juga antusias mengikuti kegiatan malam hari dengan terpaan angin \u00a0yang sejuk. Terlihat gelap telah menyelimuti suasana di lapangan yang mengharuskan peserta untuk mengukir mimpi.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Hari Kedua PTA<\/strong><\/p>\n<p>Pagi hari kegiatan diawali sholat shubuh, kemudian melakukan kebersihan badan dan lokasi sekitar. Selesai kebersihan, peserta melakukan \u00a0senam dan sarapan. \u00a0Kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan pukul 08.00 WIB.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1592 aligncenter\" src=\"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembina--scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"421\" height=\"223\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Pembina dan Kamabigus Ambalan Brotoseno-Larasati serta\u00a0 bapak ibu guru SMAN 1 Jekulo<\/p>\n<p>Selesai sudah rangkaian proses kegiatan kemah PTA. Semua pengalaman dan kenangan selama Kemah Penerimaan Tamu Ambalan 2025\/2026 akan selalu dikenang dalam ingatan para peserta. Hal ini dijadikan momen sebagai ajang untuk saling mengenal, Pramuka yang selalu bergembira, dan belajar bersama. Salam Pramuka. (UT\/KT)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kudus, SalokuNews. Semua\u00a0 calon penegak Ambalan Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo harus dapat menepati \u00a0janji Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. \u00a0Oleh karena dasa darma pramuka merupakan pandangan hidup bagi seorang pramuka yang harus direalisasikan dalam kehidupan\u00a0 keseharian. Pesan tersebut disampaikan Kamabigus Penegak Ambalan Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo, Lasmin, S.Pd, M.Pd dalam sambutan Pembukaan Kemah Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Brotoseno-Larasi Pangkalan SMA Negeri 1 Jekulo Angkatan ke-37 di lapangan SMA Negeri 1 Jekulo. \u201dDasa Darma Pramuka adalah pandangan hidup bagi seorang pramuka. Maka 10 prinsip dalam Dasa Darma Pramuka \u00a0tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1579,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1575","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1575","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1575"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1575\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1614,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1575\/revisions\/1614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1575"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1575"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sma1jekulo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1575"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}