Kudus, Saloku. Semua murid kelas X SMA Negeri 1 Jekulo mengikuti sosisliasasi seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibraka) di aula sekolahnya, Senin (2/3/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Kudus dan diikuti murid kelas 01-10, bertujuan penanaman semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan murid SMA Negeri 1.
Kegiatan ini memberikan informasi sekaligus membuka kesempatan bagi para murid SMA Negeri 1 Jekulo yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka Kabupaten Kudus.
Waka Kesiswaan SMA Negeri 1 Jekulo Wahyu Triambodo S.Pd. memberikan motivasi kepada para murid agar berani mencoba dan memanfaatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam seleksi Paskibraka.
Memasuki sesi inti, Kak Radit dan Bunda Iin Vestari menyampaikan materi sosialisasi Paskibraka. Keduanya merupakan Purna Paskibraka Kabupaten Kudus. Dengan pengalaman yang mereka miliki, keduanya menjelaskan secara runtut mengenai proses pendaftaran hingga tahapan seleksi yang harus dilalui oleh para calon peserta. Tahapan pertama dimulai dari registrasi akun secara daring. Setelah itu peserta akan mengikuti seleksi administrasi dengan mengunggah berbagai dokumen yang dibutuhkan dalam format PDF dengan ukuran maksimal 2 MB.
Selanjutnya peserta akan mengikuti seleksi tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kisi-kisi materi pada tes ini berasal dari buku Pancasila kelas X yang telah dipelajari oleh para siswa di sekolah.
Tahap berikutnya seleksi intelegensia umum yang bertujuan mengukur kemampuan berpikir peserta, baik dalam kemampuan verbal, numerik, maupun figural. Selanjutnya peserta harus menjalani seleksi kesehatan yang wajib dilakukan di rumah sakit milik pemerintah dan bukan rumah sakit swasta.
Seleksi berlanjut pada tahap parade dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang akan dinilai langsung oleh tim penilai. Selain itu, peserta juga harus mengikuti seleksi k kekuatan fisik dan ketahanan tubuh. Tidak hanya itu, aspek kepribadian juga menjadi penilaian penting dalam seleksi ini. Pada tahap tersebut peserta akan menjalani psikotes, wawancara, penelusuran minat dan bakat, hingga penelusuran rekam jejak di media sosial.
Setelah seluruh rangkaian seleksi, para peserta menunggu hasilnya yang akan menentukan siapa saja yang berkesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Kudus.
Menjelang akhir acara, suasana aula semakin terasa hidup ketika Bunda Iin Vestari melakukan seleksi massal secara langsung kepada para siswa. Seleksi ini dilakukan untuk melihat kesesuaian tinggi badan dan beberapa kriteria dasar. Untuk siswa laki-laki ditetapkan tinggi badan minimal 170 cm, kaki tidak berbentuk X atau O, serta berusia 16 tahun. Sementara itu, untuk siswa perempuan memiliki syarat tinggi badan minimal 163 cm.
Bunda Iin Vestari juga berpesan kepada para siswa yang telah mengikuti seleksi awal agar mulai mempersiapkan kondisi fisik mereka dengan baik. Ia menyarankan untuk latihan seperti lari 12 menit, shuttle run, push up, sit up, back up, hingga pull up sebagai bekal menghadapi seleksi kesamaptaan. Dengan persiapan yang matang, ia berharap murid-murid dapat mengikuti seleksi Paskibraka Kabupaten Kudus dengan maksimal. Iin juga berpesan agar mereka mampu membawa semangat untuk mengibarkan Merah Putih dengan penuh kebanggaan.




