
Kudus, SalokuNews– Prinsip hukum Newton atau inersia di fisika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari murid. Sama halnya gaya eksternal yang dapat menggerakkan benda mati, dorongan kuat dalam diri murid dapat melawan rasa malas dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Demkian amanat pembina upacara Istianah, S.Pd pada Upacara Bendera Senin (21/9/2.2016) di lapangan sekolah.
Menurut Istianah, dorongan yang dalam hukum fisika merupakan gaya sangat diperlukan untuk terjadinya perubahan. Gaya dalam keseharian seperti kemauan belajar, berani mencoba, dan tidak pantang menyerah. “Kalau kalian ingin kehidupan kalian berubah, harus ada gaya yang kalian berikan kepada diri sendiri. Gaya itu bisa berupa kemauan untuk belajar, keberanian untuk mencoba, dan keteguhan untuk tidak menyerah,” jelasnya.
“Seseorang yang sudah terbiasa malas, tanpa adanya dorongan dari dalam dirinya, akan cenderung tetap malas. Seseorang yang terbiasa menunda tugas, akan cenderung terus menunda. Seseorang yang takut mencoba karena takut gagal atau takut ditertawakan, mereka akan tetap berada di tempat yang sama yang takut dan tak mau mencoba. Itulah inersia dalam kehidupan” papar Istianah.
Istianah berharap agar murid-murid SMA Negeri 1 Jekulo mulai saat ini menerapkan gaya hukum inersia dalam kehidupannya. Tujuannya agar terjadinya perubahan dalam diri murid-murid.
Selain menekankan pentingnya motivasi diri, Istianah juga menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, termasuk kebiasaan mengejek atau memanggil sesama siswa menggunakan nama orang tua. Ia mengingatkan agar murid- murid tetap menjaga batasan dalam bercanda dan tidak menyakiti perasaan orang lain.
Amanat tersebut diakhiri dengan ajakan bagi seluruh warga sekolah untuk senantiasa mengevaluasi diri serta menjaga kebiasaan dan perilaku sehari-hari. ‘Marilah kita ingat dan laksanakan mulai hari ini. Tingkatkan gaya, ciptakan perubahan,” tambah Istianah.
Upacara bendera diikuti seluruh warga SMA Negeri 1 Jekulo dengan khidmat dan tertib. Petugas upacara kali ini semua murid kelas XI F04. Pada kesempatan tersebut pembina upacara mengaprsiasi murid kelas XI F04 yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Rangkaian acara meliputi pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembukaan UUD 1945, dan Ikrar Pelajar Indonesia, serta amanat pembina upacara, pemenyanyikan lagu Rukun sama teman, dan penutup doa.




