
Kudus. SalokuNews. Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA) SMA Negeri 1 Jekulo Kudus untuk ketiga kalinya memberikan bantuan kepada 71 murid dari kelas X-XII yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di pendopo SMA Negeri 1 Jekulo, (Jumat 7/8/2025) di sela-sela pelaksanaan kebersihan kelas dan taman.
Bantuan dalam bentuk finansial uang diserahkan penanggung jawab, ketua dan pengurus GOTA SMA Negeri 1 Jekulo, Imam Subehi, S.Ag, M.S.I, Nafiah, S,Pd, Ratih Hartaningrum, S.Pd, dan Amita Asih Ardiyanti, S.Pd serta disaksikan ibu guru yang hadir di acara tersebut.
Sebelumnya pada hari Jumat (8/8/2025), GOTA SMA Negeri 1 Jekulo Kudus memberikan bantuan kepada 56 murid dari kelas X, XI, dan XII yang membutuhkan. Pemberian bantuan dalam bentuk finansial uang, sepatu, tas, buku tulis, dan pakaian seragam sekolah.
Pada bulan dan tahun yang sama Jumat (22/8/2025), GOTA SMA Negeri 1 Jekulo Kudus memberikan bantuan kepada 8 murid dari kelas X yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di ruang guru SMA Negeri 1 Jekulo, di sela-sela pelaksanaan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS dan MPK periode 2025/2026.

Pada kesempatan tersebut Penanggung jawab GOTA SMA Negeri 1 Jekulo Imam Subehi berpesan agar murid-murid penerima bantuan tidak menilai besarnya uang yang diterima. Lantaran bantuan tersebut merupakan salah satu wujud kasih sayang guru dan tendik SMA Negeri 1 Jekulo kepada murid-muridnya.” Jangan dinilai dari jumlah yang diterima. Tapi lihatlah dari bentuk bantuan yaitu nilai kasih sayang,” pesan Imam Subehi.
Imam juga berpesan agar bantuan itu dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah murid-muridnya sesuai dengan tujuan dari santunan tersebut. “Mohon jangan dipergunakan untuk hal-hal di luar pembelajaran,” imbau Imam Kepala SMA Negeri 1 Jekulo.
Terkait dengan bantuan tersebut, Imam Subehi menjelaskan semua murid-murid harus mempunyai mimpi, harapan dan cita-cita. Karena ketiganya menjadikan murid-murid memiliki semangat untuk meraihnya. Dan sekolah adalah salah satu sarana meraih cita-citanya. Sekolah bukan hanya untuk menunggu umur. Tapi mengejar cita-cita. Cita-cita itu harus dikejar,” jelas Imam Subehi.
Hal yang sama juga dijelaskan Ketua GOTA SMA Negeri 1 Jekulo Nafiah, S,Pd bahwa bantuan GOTA adalah bentuk kepedulian guru dan tenaga kependidikan (Tendik) SMA Negeri 1 Jekulo terhadap kondisi perekonomian murid-muridnya yang tergolong kurang mampu. Bantuan tersebut juga merupakan wujud ketulusan dan kasih sayang guru dan tendik terhadap mereka yang membutuhkan
Nafiah berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi orangtua murid-murud penerima bantuan GOTA. Hingga kini GOTA SMA Negeri 1 Jekulo berusaha terus untuk membantu murid-murid yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Saat ini bantuan yang diberikan GOTA SMA Negeri 1 Jekulo dalam bentuk uang dan bukan barang seperti setahun lalu. Setiap murid penerima bantuan mendapatkan uang sebesar Rp 200 ribu. Berdasarkan evaluasi GOTA SMA Negeri 1 Jekulo, penggunaan bantuan uang lebih fleksibel dibandingkan barang kebutuhan murid-murid. “Atas dasar evalusi ini, maka kami memberikan dalam bentuk uang,” papar Nafiah.
Nafiah juga berpesan agar murid-murid yang menerima bantuan dapat memanfaatkan dengan baik untuk keperluan sekolah. “ Mohon uang yang kalian terima dipakai untuk keperluan sekolah. Jangan untuk kepentingan yang tidak ada hubungannya dengan sekolah,” pesan Nafiah.
Wajh murid-murid penerima bantuan GOTA terlihat ceria. Terbayang mereka akan menggunakan uang tersebut untuk membeli keperluan sekolahnya. Tidak lupa mereka mengucapkan terima kasih saat menerima bantuan tersebut.
Salah satu penerima bantuan GOTA SMA Negeri 1 Jekulo mengaku bahwa bantuan uang akan dipergunakan untuk membeli sepatu hitam. Keputusan akan membeli sepatu lantaran salah satu seragam sekolahnya itu sudah tidak bisa dipakai. “Dibagian sepatu ini, sudah robek,” akunya sambil memperlihatkan beberapa bagian sepatu hitamnya yang sudah robek.




